OpenAI
Halaman ini diterjemahkan oleh mesin. Lihat artikel asli dalam bahasa Inggris.

Bagaimana cara membuat prompt yang baik untuk model AI?

Tips dan saran untuk membuat prompt yang hebat bagi model bahasa besar

Diperbarui: 9 days ago

Saat memikirkan rekayasa prompt dan cara memberikan prompt kepada model bahasa besar, penting untuk memahami cara kerja model tersebut. Model tersebut dilatih menggunakan korpus teks yang sangat besar, termasuk banyak contoh interaksi antarmanusia melalui teks. Karena itu, model sering kali memberikan hasil terbaik jika Anda berinteraksi dengannya seolah-olah sedang menyampaikan permintaan kepada orang lain.

Misalnya, jika Anda berkata, "Kerjakan tugas ini untuk saya," tetapi tidak memberi seseorang konteks atau detail yang memadai, kemungkinan besar hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan Anda. Namun, jika Anda menyampaikan petunjuk yang sangat terperinci dengan jelas, peluang keberhasilannya akan meningkat. Contoh ini menyoroti prinsip-prinsip penting dalam rekayasa prompt.

Berikut beberapa pendekatan utama yang dapat membantu Anda membuat prompt yang lebih baik:

  1. Tulis Prompt yang Jelas dan Spesifik Untuk mendapatkan hasil terbaik dari ChatGPT, selalu jelaskan tugas dengan gamblang, berikan konteks yang diperlukan, serta tentukan nada dan gaya yang diinginkan. Jelaskan secara spesifik apa yang Anda inginkan—baik merangkum tren pemasaran maupun menyusun draf email formal. Prompt yang jelas dan terperinci membantu ChatGPT memahami tujuan Anda dengan lebih cepat serta menghasilkan respons yang lebih relevan dan akurat.

  2. Sesuaikan Cakupan dan Prioritaskan Permintaan Anda Jika tugas Anda rumit, pecahlah menjadi beberapa prompt yang lebih kecil dan terfokus agar hasilnya lebih baik. Tentukan area yang perlu menjadi fokus, soroti aspek penting, dan sebagainya. Jika perlu, minta ChatGPT menyajikan beberapa opsi agar lebih sesuai dengan kebutuhan Anda.

  3. Lakukan Secara Bertahap dan Berulang Memecah alur kerja kompleks yang terdiri atas banyak tugas menjadi beberapa prompt lanjutan yang terpisah dapat memberikan hasil yang lebih baik. Anggap pemberian prompt sebagai percakapan: sempurnakan permintaan Anda berdasarkan jawaban awal dan teruslah bereksperimen. Seiring ChatGPT menjadi semakin intuitif, Anda dapat lebih mengandalkan bahasa yang alami dan berorientasi pada tujuan tanpa terlalu memikirkan susunan kata yang sempurna—fokuslah pada sasaran Anda dan biarkan AI membantu mencapainya.

Jika ingin melihat contoh prompt, Anda juga dapat mengunjungi halaman contoh prompt kami. Kami juga telah membuat panduan resmi rekayasa prompt dari OpenAI yang membahas strategi lebih spesifik secara terperinci.

Terakhir, kami menganjurkan Anda mengunjungi forum komunitas kami. Di sana, Anda dapat mengajukan pertanyaan, berbagi kiat, dan terhubung dengan orang lain yang tertarik memberikan prompt kepada model OpenAI.

Apakah artikel ini membantu?